Rabu, 29 Februari 2012

PELAJARAN BAHASA ARAB DASAR UNTUK MUSLIMAH (ILMU NAHWU_KELAS 1_BAB 2)

PERHATIAN !!!
Pahami baik-baik materi ini sebelum melanjutkan ke materi berikutnya!

BAB 2: MUDHOF & MUDHOF ‘ILAIH

  • Dua buah isim bisa digabung menjadi satu untuk memberi pengertian khusus.
            Contoh:
            رَسُوْلُ اللهِ            (Utusan Allah)
            عَبْدُ اللهِ               (Hamba Allah)
            كِتَابُ النَّحْوِ          (Buku Nahwu)


  • Apa bila kata “الكتاب” (buku) disebut sendirian, pengertiannya masih umum, bisa buku apa saja: buku matematika, buku nahwu, buku cerita, dll. Namun jika disambung atau disandarkan kepada isim yang lain, maknanya menjadi khusus dan jelas.

  • Isim yang disebut di awal disebut mudhof (yang disandarkan/digabungkan), dan isim yang terletak setelahnya disebut mudhof ‘ilaih (yang terkena sandaran/penggabungan oleh isim sebelumnya).

  • Dalam contoh di atas, yang menjadi mudhof adalah: رسول, عبد, كتاب. Adapun mudhof ilaihnya: الله dan النحو


>>> PENJELASAN

  1. Mudhof artinya yang disandarkan/digabungkan, sedangkan mudhof ilaih artinya yang terkena sandaran/tempat sandaran.
2. Mudhof tidak boleh ditanwin dan tidak boleh ada alif-lam. Adapun mudhof ‘ilaih UMUMNYA ada alif-lam.

3. Mudhof harokat akhirnya bisa berubah sesuai kedudukannya dalam kalimat. Adapun mudhof ilaih UMUMNYA berharokat kasroh.
            Contoh:


            جَاءَ رَسُوْلُ اللهِ                              (Telah datang utusan Allah)
            قَرَأْتُ كِتَابَ النَّحْوِ                          (Saya telah membaca kitab nahwu)
            سَلَّمْتُ عَلَى عَبْدِ اللهِ                 (Saya telah memberi salam kepada hamba Allah)

            PERHATIKAN !!! MUDHOF ILAIH BERHAROKAT KASROH.

4. Mudhof ‘ilaih bisa menjadi mudhof jika bergabung dengan isim setelahnya. Dan dia harus mengikuti ketentuan mudhof, yaitu: tidak boleh bertanwin dan beralif-lam, dan UMUMNYA berharokat kasroh.
            Contoh:

            مِفْتَاحُ الْبَيْتِ                      (Kunci rumah)
            مِفْتَاحُ بَيْتِ الْأُسْتَاذِ              (Kunci rumah guru)
            مِفْتَاحُ بَيْتِ أُسْتَاذِ الْمَدْرَسَةِ                 (Kunci rumah guru sekolah)
            مِفْتَاحُ بَيْتِ أُسْتَاذِ مَدْرَسَةِ الْقَرْيَةِ           (Kunci rumah guru sekolah desa)


Latihan:
Gabungkan kata-kata berikut ini menjadi bentuk mudhof-mudhof ‘ilaih!

1. الطَّالِبُ الْعِلْمُ (Penuntut ilmu)
2. المَكْتَبَةُ الْجَامِعَةُ (Perpustakaan kampus)
3. النَّصْرُ اللهُ (Pertolongan Allah)
4. السَّاعَةُ الْجِدَارُ (Jam dinding)
5. الحَدِيْقَةُ الْحَيَوَانُ (Kebun binatang)



*Materi di atas dikutip dari buku yang sedang saya susun “KAIDAH DASAR BAHASA ARAB UNTUK MUSLIMAH & UMMAHAT (Bekal Mendidik Anak Shalih dengan Pengetahuan Dasar Bahasa Arab)

http://www.facebook.com/note.php?note_id=313686381997961












Tidak ada komentar:

Poskan Komentar